PAPDI Gastroenterologi

Keluhan pada pasien gastrointestinal (GI) dapat berkaitan
dengan gangguan lokal/intra lumen saluran cerna
(misalnya adanya ulkus duodeni, gastritis, dan
sebagainya) ata.u dapat pula disebabkan oleh penyakit
sistemik (misalnya diabetes melitus). Diperlukan
anamnesis yang teliti, akurat dan bertahap untuk
memformulasikan gangguan yang terjadi sehingga bila
dikombinasikan dengan hasil pemeriksaan fisik, kita dapat
merencanakan pemeriksaan penunjang yang diperlukan
untuk menegakkan diagnosis. Terdapat beberapa gejalal
kumpulan gejalalkeluhan yang karakteristik untuk penyakit
GI yang dikemukakan oleh pasien dan perlu diperoleh
persepsi yang sama oleh dokter yang memeriksanya.
Untuk itu diperlukan teknik anamnesis yang baik. Sakit
perut yang dikeluhkan oleh pasien harus dijabarkan dan
diinterpretasikan dengan baik agar diperoleh data apakah
sakit perut tersebut merupakan nyeri epigastrik, kolik bilier,
kolik usus atau suatu nyeri akibat rangsang peritoneal.
Tidak jarang pula suatu keluhan tertentu diekspresikan
secara berbeda-beda, terutama dalam istilah, tergantung
pada latar belakang pendidikan, sosial, budaya pasien.
Dalam makalah ini akan diajukan beberapa keluhan/gejala
awal yang merupakan masalah pokok utama penyakit GI
dan prakiraan penyakit yang mendasarinya (rinciannya
akan lebih jelas pada masing-masing topik penyakit
dasarnya).

Anda harus register