PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) DAN CLINICAL PATHWAY (CP) PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH

Panduan Praktis Klinis ini di terbitkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) pada tahun 2016 untuk memudahkan diagnosis dan terapi di bidang kardiovaskular

Anda harus register

The Only EKG Book You’ll Ever Need

The effects of repolarization on the EKG are similar to those of depolarization, except that the charges are reversed. A wave of repolarization moving toward a positive electrode inscribes a negative deflection on the EKG. A wave of repolarization moving away from a positive electrode produces a positive deflection on the EKG. A perpendicular wave produces a biphasic wave; however, the negative deflection of the biphasic wave now precedes the positive deflection.

The EKG finally returns to baseline once again when depolarization is complete.We can easily apply these concepts to the entire heart. Electrodes placed on the surface of the body will record waves of depolarization and repolarization as they sweep through the heart.

If a wave of depolarization passing through the heart is moving toward a surface electrode, that electrode will record a positive deflection (electrode A). If the wave of depolarization is moving away from the electrode, the electrode will record a negative deflection (electrode B). If the wave of depolarization is moving perpendicularly to the electrode, the electrode will record a biphasic wave (electrode C). The effects of repolarization are precisely the opposite of those of depolarization, as you would expect.

 

Anda harus register

Panduan teknik pemeriksaan dan prosedur klinis ilmu penyakit dalam

Buku ini diharapkan dapat menjadi pelengkap dan alat evaluasi pencapaian teknik pemeriksaan dan keterampilan klinis yang seharusnya telah dimiliki oleh calon dokter spesialis penyakit dalam di Indonesia. Buku ini akan digunakan juga sebagai acuan standar penilaian pada ujian OSCE. Pemilihan daftar prosedur klinis telah Panduan Teknis Pemeriksaan dan Prosedur Teknis IPD | vii mengacu pada Daftar Kompetensi Spesialis Penyakit Dalam &Penyakit Dalam Subspesialis Tahun 2016.

buku ini dapat digunakan sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan profesionalisme dokter spesialis penyakit dalam Indonesia sesuai dengan harkat dan martabat serta kehormatan profesi dalam rangka memenuhi harapan masyarakat dan bangsa.

Anda harus register

PEDOMAN PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI DI INDONESIA

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha  bahwa telah diterbitkan Keputusan Menteri Kesehatan no HK.02.02/MENKES/62/2015 tentang Panduan Praktik Klinis (PPK) bagi Dokter Gigi. Panduan ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan kedokteran gigi yang bermutu, karena Panduan ini berisi standar-standar yang disusun berdasarkan pada nilai ilmiah dan disesuaikan dengan kebutuhan medis pasien.

Dengan adanya Panduan ini, diharapkan dokter gigi dalam memberikan pelayanan dapat mematuhi PPK ini sesuai dengan keputusan klinis medis. Kepatuhan kepada PPK akan menjamin pemberian pelayanan kesehatan dengan upaya terbaik

Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementrian Kesehatan yang telah memfasilitasi terbitnya Panduan ini serta Pengurus PB PDGI 2011 – 2014 yang telah mengawali penyusunan Panduan ini dan kepada tim penyusun yang telah bekerja keras hingga terwujudnya buku ini

Anda harus register

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014

PANDUAN PRAKTIK KLINIS BAGI DOKTER DI FASILITAS PELAYANAN

KESEHATAN PRIMER

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Anda harus register

panduan klinis endokrin

berisi tentang metabolik endokrin dan nutrisi

Masalah Kesehatan Obesitas

Ketidakseimbangnya asupan energi

Pengukuran Antropometri (BB, TB dan LP)

Pengukuran tekanan darah. Kelainan yang berhubungan dengan Hipertiroidisme. b. Kelainan yang tidak berhubungan dengan Hipertiroidisme.

Pemberian obat simptomatis b. Propanolol dosis 40-200 mg dalam 4 dosis.

dan lain sebagainya.

Anda harus register

 

the ICD 10 classification of mental and behavioural disorders

(ICD-10) (9). Converting diagnostic criteria into diagnostic algorithms incorporated in the assessment instruments was useful in uncovering inconsistencies, ambiguities and overlap and allowing their removal. The work on refining the ICD-10 also helped to shape the assessment instruments. The final result was a clear set of criteria for ICD-10 and assessment instruments which can produce data necessary for the classification of disorders according to the criteria included in Chapter V(F) of ICD-10.

Many individuals and organizations have contributed to the production of the classification of mental and behavioural disorders in ICD-10 and to the development of the texts that accompany it. The field trials of the ICD-10 proposals, for example, involved researchers and clinicians in some 40 countries; it is clearly impossible to present a complete list of all those who participated in this effort. What follows is a mention of individuals and agencies whose contributions were central to the creation of the documents composing the ICD-10 family of classifications and guidelines.

Anda harus register

Standar Kompetensi Dokter Indonesia

Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) merupakan standar minimal kompetensi lulusan dan bukan merupakan standar kewenangan dokter layanan primer. SKDI pertama kali disahkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) pada tahun 2006 dan telah digunakan sebagai acuan untuk pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). SKDI juga menjadi acuan dalam pengembangan uji kompetensi dokter yang bersifat nasional. SKDI memerlukan revisi secara berkala, mengingat perkembangan yang ada terkait sinergisme sistem pelayanan kesehatan dengan sistem pendidikan dokter, perkembangan yang terjadi di masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran. Berdasarkan pengalaman institusi pendidikan kedokteran dalam mengimplementasi-kan SKDI tersebut, ditemukan beberapa hal yang mendapatkan perhatian, sebagai berikut:

Anda harus register

mcqs dhingra – ear, nose , and throat .

he purpose of this book is to guide students in answering MCQs which are a part of examination in various universities, postgraduate entrance tests and other competitive examinations.

About the Author : – Dr P. L. Dhingra, Emeritus Consultant, Indraprastha Apollo Hospital, New Delhi. formerly Director, Professor and Head, Department of Otolaryngology and Head & Neck Surgery, Maulana Azad Medical College and Assiciated LNJP & GB Pant Hospitals, New Delhi.

Anda harus register

district laboratory practice in tropical countries part 2

The author wishes to thank all those who have corresponded and contributed their suggestions for this
second edition Part 2 District Laboratory Practice in Tropical Countries, particularly those working in district
laboratories and training laboratory personnel in tropical and developing countries.

Gratitude and thanks are also due to those who have helped to prepare the new edition:
Mr Steven Davies, Microbiology Specialist Advisor, Institute of Biomedical Sciences (IBMS) for reading
through and commenting on the microbiology chapter and contributing text on antimicrobials and the
Etest. Also acknowledged for their suggestions are Mr Stephen Mortlock, Member of the IBMS
Microbiology Advisory Panel and Mr Mark Tovey, Microbiology Department, Sheffield.

Anda harus register